Harapan..
May 6, 2009 – 9:58 am
Tapi niat itu ku urungkan, dari kejauhan suara panggilan itu merambat hingga sampai ke telingaku yang selalu tak mendengar ini. Ragaku menolak tapi hatiku laksana roda raksasa yang kerap jadi momok menyebalkan bagi rasa malasku.
Ku dorong keinginan hati hingga menjadi ujung tombak yang yang disegani benalu-benalu jiwa. Dorongan yang menyebabkan kedua tangan dan kakiku ikut tergerak bersimpatik. Kebulatan tekad-pun terbentuk dari konspirasi keduanya.
Butir demi butir tetes air suci hinggap dalam pori-poriku. Mengajak penghuninya agar segera meninggalkan rumah mereka yang sudah mulai kusam dan rusak itu. Tetesan demi tetesan terus mengalir menebarkan kesegaran dalam tubuhku. Satu demi satu kotoran terbersihkan berganti kesucian yang sudah lama didambakan.
Kebesaran menggema saat kuhadapkan wajahku kearah-Nya. Sedikit demi sedikit ketundukan mulai menelusuri aliran darahku. Bakteri bakteri kebatilan seakan berlarian, saat darah takwa memburu keberadaan mereka.
Kuhempaskan kesombonganku kedalam sajadah iman dihadapanku. Pujian kepadaNya menjalar dipikiranku yang liar. Pelan namun pasti kelembutan-Nya merubah kebuntuan menjadi sebuah harapan baru dihatiku, mendengung di ragaku dan menggetarkan jiwaku. Tak terasa tetes air keikhlasan membasahi kedua mataku.
"..Aku bukan siapa-siapa di hadapan Mu.."
———————-
Ditulis saat sendiri dikantor dengan segala kebuntuan.
