oeoe-op

Nak..

October 15, 2008 – 3:13 am
Nak.. Jangan terlalu banyak berharap, Aku tidak punya apa-apa untuk ditinggalkan, Aku hanya bisa menitipkan pesan untuk engkau Kelak setelah Bapak-mu ini pergi.

Nak.. Bila kelak kau dianugerahi keterbatasan berfikir, keterbatasan gerak, ataupun keterbatasan harta benda dalam menghadapi persolan hidup, jangan pernah engkau meminta kepada siapapun kecuali kepada Zat yang menggenggam hidupmu.

Nak.. Engkau ku perbolehkan berputus asa atas pertolongan manusia dan makhluk-Nya, tapi jangan pernah berputus-asa atas pertolongan dan rahmat-Nya. Engkau ku perbolehkan marah kepada mahluk-Nya, tapi jangan pernah kau memendam sedikitpun amarah kepada-Nya, bahkan untuk sekedar ragu akan keputusan-Nya.

Nak.. Dia-lah satu-satunya tempat para fakir meminta dimana tiada lagi yang mau memberi, tempat orang tersesat dimana tiada lagi yang mengarahkan, Tempat orang teraniaya dimana tiada lagi pertolongan. Tempat dimana orang mohon ampun dimana tiada lagi yang sudi  memaafkan. Tempat dimana segala keluh kesah, amarah, harapan, cita-cita dan mimpi bersatu menjadi serangkai doa yang akan Dia terima kapanpun dan dimanapun.

Nak.. dahulu kau terlahir tanpa sehelai benang-pun di tubuhmu, Maka carilah pakaian terindah di dunia untuk kau pakai saat kau pulang kelak. Dahulu kau terlahir tanpa seorangpun menemani, maka carilah teman sebanyak-banyaknya agar kau tidak sendiri di tempat abadimu kelak.

Ketahuilah Nak, bahwa Taqwa adalah pakaian terindah yang harus kau miliki dan kau pertahankan. Amal baik adalah sebaik-baiknya teman yang akan turut serta menemanimu.

Nak.. Jangan pernah kau berfikir engkau diciptakan untuk bersenang-senang di dunia. Tidak anakku, engkau adalah mahkluk langit yang sedang turun ke bumi untuk sementara, untuk kemudian akan kembali lagi ke langit. Aku harap kau tidak menggunakan cara-cara bumi untuk menyelesaikan masalahmu di bumi. Tapi pakailah cara langit anak-ku, yaitu cara yang Dia ajarkan melalui Nabi-Nya Muhammad SAW.

Nak.. Jangan kau musuhi saudara-saudara mu hanya karena mereka berselisih paham denganmu. Padahal kau dan mereka sama-sama bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul-Nya. Tapi disisi lain kau duduk semeja, makan sepiring, bahkan membela musuh-musuh agamamu. Padahal kau tau mereka tidak mengakui keberadaan Tuhan dan Nabi-Mu dan berniat menjauhkan kau dari saudara-saudaramu itu.

Nak.. Ketahuilah tidak ada suatu apapun yang dapat membuatku bangga dan senang, kecuali telah kau pertahankan aqidahmu, telah kau bela saudara-saudaramu, dan telah kau tegakkan agamamu dimanapun kau berada.

Selamat tinggal anakku.. Ingatlah selalu pesanku ini.
 

- Bapakmu -


  1. 2 Responses to “Nak..”

  2. Pak,
    Terima kasih atas nasehatnya, kan ini kujadikan lentera.

    “Ibu mana, pak?”

    By mel on Oct 15, 2008

  3. hehe..
    Ibu lagi masak..

    By Administrator on Oct 15, 2008

Post a Comment