oeoe-op

Bila emosi Mengalahkan Logika..

April 16, 2008 – 9:54 am

Kadang gw suka bingung jalan pikiran orang,terutama kalo udah menyangkut perut. Kalo udah gini semua jadi gelap dan yang terpikir cuma gimana dia dapat apa yang dia inginkan. peduli amat orang lain bakal susah karena perbuatannya. Mungkin niatnya baik yaitu buat mencukupi kebutuhan hidup dia dan keluarganya atau alasan2 baik lainnya.

Apakah menghalalkan semua cara demi mencapai tujuan pribadi termasuk sesuatu yang wajar?
Atau apakah emang sudah dianggap wajar mendahulukan nafsu daripada nalar??

Jadi inget filmnya Ada Apa Dengan Cinta (AADC), saat dimana Rangga (N.Saputra) mengirim puisi pada Cinta (D.Sastro). Puisi itu dikirim Rangga karena sebelumnya mereka berdua bak kucing dan anjing (berantem terus..). Potongan puisi yang gw ingat kalo nggak salah seperti berikut ini (hanya satu kalimat saja)

 “Bila emosi mengalahkan logika..”

Hmmh…menurut gw makna-nya dalam banget..  kenapa??
Kita bisa ambil contoh dari diri kita sendiri saja, apakah logika dan nalar kita jalan  bila hati kita sedang diliputi “emosi”. Mungkin definisi emosi disini luas ya, orang bisa mendefinisikan emosi apa saja mulai dari perasaan senang, sedih, marah, bingung, dll.

gw gak bakal ngebahas definisi emosi seperti yang diatas sudah disebutkan, yang ingin gw tekankan adalah akibat yang ditimbulkannya.

Bayangkan, bila seseorang lebih mendahulukan emosi (apapun definisinya) daripada logikanya, nalarnya. Tidak perlu kita sebutkan, dampaknya dapat kita lihat dari kejadian-kejadian disekitar kita dari yang biasa sampai ke perbuatan kriminal. Korupsi misalnya, mark-up, suap apapun bentuknya.Dan dari semua itu nafsu ato emosi-lah yang berperan.

Pernahkah anda merasakannya..?


  1. 4 Responses to “Bila emosi Mengalahkan Logika..”

  2. Justru, dampak yang ditimbulkan emosi itu baru disadari (dan, kalau ingat, disesali), sesaat setelah emosi tersebut meluap.

    Gw sering begitu pak.

    Tapi akhir-akhir ini saya sering berusaha untuk:
    think before i say
    think before i act
    think before i think

    Walaupun dalam keadaan tertentu masi tetep emosi ngalahin logika.

    Emosi sesaat itu emang enak. Puas rasanya setelah meluapkan kekesalan. Tapi dampaknya? Parah!.

    *gw ngomongin emosi tipe kekesalan nih pak, hehe*

    By Leonardo Situmorang on Apr 18, 2008

  3. ohiyah, selamat ya pak. bulan ini ngeblog di blogsome setahunan yah.

    makan makan kale.e.e.e.e

    =))

    By Leonardo Situmorang on Apr 18, 2008

  4. Paaaakkkk,

    Selamat ya, blognya udah setahun. Alhamdulillah, setahun ini menelorkan 10 tulisan (meskipun masih kalah ma ‘kambing’ he hehehhh).

    Semoga bisa menjadi ajang untuk mengasah hati dan jiwa,
    Jadi media untuk mengendapkan emosi jiwa,
    Jadi sarana untuk mempertajam logika tanpa mengesampingkan nurani
    Jadi wahana untuk melepas penatnya otak

    Dan jadi tempat untuk bertukar cerita

    Amien…..

    PS: Yang udah tiga tahun itu mau segera dibawa masuk ke garis finis gak? Whuahahaha…..

    By mel on Apr 29, 2008

  5. “ketika emosi menunjukan keindahanya, gw akan menikmati & merasakan akan kehadiranya”……..???

    By ..........fad.boy........ on Aug 2, 2008

Post a Comment