Baru..Baru..baru
January 28, 2008 – 8:13 am"Diawali dengan Bismillah… diakhiri dengan Alhamdulillah"
Memulai sesuatu yang baru itu bukanlah hal yang mudah, sulitnya hampir sama dengan mengambil suatu keputusan.. sulit banget. Tapi seperti kata pepatah dimana ada kemauan disitu ada jalan. Kalo kita tengok pengalaman kita sewaktu bayi dulu, ada beberapa hal yang bisa kita pelajari. Lihat saja, sebelum mencapai tahap melangkah ternyata kita tidak langsung mulai melangkah, tapi kita guling-guling dulu, tiarap kayak tentara lagi latihan perang, merangkak, mulai duduk-jatoh lagi-duduk-jatoh lagi. Oia,dan jangan lupa kita belajar jalan ga bisa sendiri, tapi dibimbing oleh orangtua dan keluarga bukan?
Jadi apa yang bisa kita pelajari dari contoh diatas…!?
Pertama, selalu berusaha terus dan selalu memulai kembali. Alasan kenapa manusia bisa bertahan sampai sekarang adalah karena kita mau berusaha–sekecil apapun usaha itu, contohnya: kita berusaha bernapas, bergerak, makan dll. Kecenderungan sifat manusia adalah keinginan mereka untuk selalu mendapatkan apa yang dia inginkan, bagaimanapun jalannya. Nah dari sifat “keren” inilah bermunculan manusia-manusia yang kreatif dan inovatif.
Kedua, Jangan pernah berpikir dan terlalu percaya diri kalo kita tidak butuh orang lain. No way man.. Justru sebaliknya kita sangat membutuhkan bantuan orang lain entah apapun wujud bantuannya. Sebagai contoh kita bisa lihat tubuh dan panca indera kita sebagian besar berpasang-pasangan dan saling melengkapi.Saling melengkapi agar tampak keindahan tubuh kita (bayangkan lubang hidung kita satu ..hiiyy) ato dalam kegunaan (tangan kanan dan kiri selalu saling membantu..tul ga?). Lalu bila kita sedang sendiri dan tiba-tiba terjatuh, siapa yang akan membantu berdiri ..? Memang kita bisa bangun sendiri.. tapi cukup makan waktu dan itupun syaratnya kita wajib dan harus “sadar” –maksudnya ga pingsan– dan tubuh kita masih mampu untuk berdiri. Lihat bedanya kalo ada teman disamping kita. Hmmh bisa kita bayangkan sendiri kan?
Ketiga, Jangan khawatir terhadap apa yang akan kita hadapi, kekhawatiran hanya akan menghasilkan keterbelakangan karena kita tidak akan pernah mau memulai sesuatu yang baru. John C Maxwell berkata, “Kekhawatiran akan menghambat tindakan, tiadanya tindakan menuntun kepada tidak adanya pengalaman, tiadanya pengalaman menuntun kepada ketidaktahuan, dan ketidaktahuan akan melahirkan kekhawatiran”. Ketakutan jika tidak disikapi dengan baik akan menghasilkan kekhawatiran-kekhawatiran baru.
Keempat, Jangan terlalu terlena dengan masa lalu. Mungkin dahulu kita dimanjakan dengan kemudahan-kemudahan. Sampai kemudahan itu hilang, kita masih saja terlena dan terus bermimpi untuk tetap merasakannya. Parlindungan Marpaung pernah berilustrasi dalam bukunya, “Seorang bayi berani meninggalkan fasilitas-fasilitas dan kenyamanan dalam kandungan (nutrisi yg cukup, oksigen yang memadai, keamanan, bebas dari kebisingan dll). Dia berani lahir dan menghadapi kerasnya dunia luar, dan yang perlu dicatat adalah bayi tidak pernah membawa fasilitas yang dia punya dalam kendungan untuk dia gunakan setelah dia lahir. Bahkan ari-ari –pun dikubur orangtuanya”.
Memang tidak semua orang dapat memulai langkah pertamanya dengan mulus, tapi disitulah kesungguhan dan keseriusan kita diuji. Disiplin dan sabar menghadapi ujian adalah faktor penting agar berhasil dalam langkah pertama. “jika kita lunak terhadap diri sendiri maka dunia luar akan terasa keras, tetapi jika kita keras terhadap diri sendiri maka dunia luar akan lunak kepada kita”–Zig Ziglar.
So.. Masih takut memulai sesuatu yang baru

3 Responses to “Baru..Baru..baru”
Saya brani!!!
By KoronX on Jan 29, 2008
iya deeuuhh yang berani
By Administrator on Jan 31, 2008
apa sih mksudx?
Q g mudeng!deng!deng!
ca ca ca capeee dee..
By aulia mank aulia..ca ca ca cape dee.. on Jul 13, 2008