oeoe-op

Dirgahayu RI ke- 61..

August 9, 2006 – 4:30 am

http://static.flickr.com/51/113157295_eacd482650.jpg

Setiap pulang beraktivitas, saya selalu melalui jalan-jalan protokol di Jakarta yang tentu saja di sampingnya berderet gedung-gedung pencakar langit. Gedung-gedung yang besar dan tinggi, megah dengan warna-warna milleniumnya. Kaca-kacanya yang bersih dan halaman gedung yang tertata rapi. Orang- orang yang keluar masuk gedung-gedung itu-pun rata-rata berpakaian bagus, rapi dan bersih.

Seperti biasa mata saya tidak bisa diam dan selalu melihat kesana kemari, karena menurut saya sayang sekali kalo melewatkan objek-objek yang menarik begitu saja. ketika sedang asyik melihat kesana-sini, tiba-tiba pandangan saya tertuju pada sebuah bendera merah putih yang tergantung pada tiang putih di halaman sebuah gedung.Warna merah putih-nya sudah tertutup debu, iiihhh..kotor sekali. Merah yang melambangkan keberanian dan putih yang melambangkan kesucian tidak tampak lagi pada bendera itu. Tidak ada lagi kegagahan dan kewibawaan ketika saya melihat bendera itu.

Dan ternyata bukan hanya satu gedung saja yang benderanya kotor seperti itu, beberapa gedung yang saya lalui hampir sama keadaannya-bendera merah putihnya kotor. Kontras sekali memang, bila kita lihat lagi gedung-gedung yang sangat megah tetapi bendera yang dikibarkan bendera kotor, kusam dan lecek. Tapi itu juga saudah bagus, dibandingkan yang tidak meng-kibarkan sang merah putih sama sekali. Saya jadi teringat lirik lagu Iwan Fals yang berbunyi :

"Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita bukan satu alasan untuk kita tinggalkan

"DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-61"


Kemana mereka..

August 8, 2006 – 7:54 am

Subhanallah, Rasulullah SAW dengan perjuangan yang dahsyat dan pertolongan dari Allah SWT berhasil merubah bangsa-bangsa terdahulu yang selalu merasa bangsanya paling kuat, berselisih dan berperang menjadi umat yang berakhlak baik dan mulia. Rasulullah SAW menyatukan mereka dalam suatu wadah yaitu Ukhuwah Islamyah. Ketika ada saudaranya yang dianiaya atau di dzolimi, rasa kesukuan, golongan, dan nasionalisme mereka tinggalkan. Mereka akan akan membantu dengan segenap tenaga dan pikiran yang mereka miliki agar saudaranya terbebas dari aniaya. Seperti kata pepatah " Tangan terluka, mulut mengaduh". Begitupula dengan umat Islam, mereka akan merasa sakit bila ada saudaranya disakiti.

Lantas kemana saja mereka sewaktu saudaranya di Afghanistan di bombardir oleh Amerika dan sekutunya, sewaktu pejuang dan rakyat palestina dikejar-kejar tentara israel, sewaktu Amerika dan sekutunya meng-insvasi Irak, Sewaktu anak-anak Libanon tewas tak berdaya dihujani rudal zionis… kemana mereka.

"Negara kita juga sedang susah, ngapain mikirin negara lain", "Itu kan urusan negara mereka masing-masing".. beberapa penggal kalimat tersebut sering kita dengar bahkan kita ucapkan bila kita bicara tentang saudara kita yang teraniaya itu. Padahal mereka tau yang mereka bicarakan itu saudara mereka yang se-Akidah dengan mereka. MasyaAllah..Bahkan perbedaan aliran menjadi alasan mereka untuk tidak membantu..Astaghfirullah.

Ok-lah mereka suku lain, bangsa lain, Umat Islam yang tidak sepaham dengan kita, ajaran Islam mereka sesat, mereka Islam garis keras dan lain-lain..tapi ingat mereka juga manusia sama seperti kita,Dan sebagai manusia yang memiliki perasaan dan hati nurani, apakah kita akan membenarkan pembantaian itu? karena kita semua juga tau korban-korban yang berjatuhan adalah warga sipil yang terdiri dari orangtua, wanita dan kebanyakan anak-anak yang belum berdosa…Kemana hati nurani kita..


Main Futsal lagi …

August 7, 2006 – 7:24 am

Wuiiihhh….seger dan caaapeee banget. Setelah lama sekali nggak maen Futsal akhirnya kemarin saya main bola lagi..palagi sebulan yang lalu sempet sakit typhus..Mantaap.Ups..oia gak lupa saya panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas nikmat sehat kembali dan nikmat bisa main bola lagi..Alhamdulillah. ^^


Korban Agresi Zionis.

August 2, 2006 – 9:25 am

Astaghfirullahal’adziim….MasyaAllah

Yaa Allah ampuni hamba, lindungilah saudara-saudara kami yang terdzalimi. jangan Enkau biarkan kedzalimin merajalela di muka bumi ini. Kalimat istighfar tak terasa terucap dari mulutku setelah aku membaca artikel dan gambar-gambar ini :

 http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=74987&kat_id=156
http://www.halturnershow.com/IsraeliAtrocities.html

Masya Allah….Mereka yang dibantai oleh zionis israel adalah orang2 yang seakidah denganku, orang2 yang mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad SAW adalah Rasul-Nya, Ya…mereka adalah saudara2ku di Lebanon, warga sipil yang notabene tidak tau apa-apa….